Melanjutkan pembahasan dari artikel sebelumnya istilah dalam crypto yang lazim digunakan dalam perdagangan antara lain :

  1. DYOR (Do your Own Research) merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan bahwa investor harus menganalisa sendiri suatu cryptocurrency secara signifikan bukan karena ikut – ikutan atau mendengar dari sumber yang tidak jelas.
  2. PUMP Jika diartikan dari bahasa Inggris, Pump artinya “pompa”, namun dalam cryptocurrency yang di pompa adalah harga menaikan sementara dengan harapan terjadi kepanikan trader untuk melakukan pembelian lebih lanjut. Kurangnya analisa yang matang akan menyebabkan banyak trader terjebak dalam konsep ini karena setelah harga di pump tidak lama kemudian harga akan turun ke kondisi harga ideal yang sebenarnya.
  3. DUMP Istilah dalam bahasa inggris yang artinya membuang. Dalam crypto dump berarti aktivitas kebalikan dari pump, dimana trader/ investor yang memegang crypto dalam jumlah besar, menjual sebagian besar asset yang dimiliki, hal ini juga akan menyebabkan kepanikan trader yang lain sehingga harga crypto tersebut menjadi turun. baik pump ataupun dump pada dasarnya tidak mempengaruhi kualitas dari asset itu sendiri terkecuali terjadi isu fundamental yang sangat berdampak pada asset crypto tersebut.
  4. WHALE (s) artinya paus dalam bahasa Indonesia, istilah ini merujuk pada sejumlah trader/investor yang memegang crypto dalam jumlah besar. crypto tersebut bisa dimiliki mereka karena menggunakan modal yang besar,  ataupun aset dari perusahan –perusahaan/team yang berada di balik proyek crypto tersebut. Perdagangan crypto sejatinya memang sangat di pengaruhi oleh whales tersebut, dimana jika mereka menjual aset secara besar – besaran maka harga akan turun dan jika mereka tidak melakukan penjualan aset, maka harga akan statis bahkan cenderung naik. Hal ini merupakan hukum supply & Demand  apabila barang banyak tersedia maka harga turun sebaliknya jika di pasar barang sedikit tersedia maka harga akan naik.
  5. FOMO adalah singkatan dari Fear of Missing Out, merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan keadaan dimana trader takut untuk kehilangan momentum, FOMO adalah gejala psikologis trader yang biasanya terjadi pada candle bulish dan kebanyakan trader akan berlomba – lomba masuk pada pasar hanya karena gejala FOMO tanpa menganalisa lebih lanjut kenapa suatu crypto tersebut mengalami kenaikan harga. untuk lebih jelasnya bisa dilihat dari contoh gambar di bawah ini :
  6. FUD adalah singkatan dari Fear, Uncertainty, Doubt, atau bila di artikan dalam bahasa indonesia artinya Ketakutan, ketidakpastian dan keraguan, atau sering disebut ‘FUD’. ini adalah sebuah strategi disinformasi yang sering digunakan dalam kegiatan penjualan, fud merupakan sentiment negative (pendapat, berita, atau analisa negatif) yang bertujuan agar harga  suatu crypto semakin turun biasanya dilakukan oleh beberapa pihak tertentu dengan tujuan agar bisa membeli crypto dengan harga yang lebih murah dari harga sebelumnya. Kebanyakan orang membenci FUD.  tetapi saya sangat menyukai FUD. Mengapa saya mencintai FUD? Karena, pada akhir hari kemudian, FUD inilah yang memberiku keuntungan. gambaran tentang FUD bisa dilihat pada gambar dibawah ini :

 

Featured image from fortune