Negara bagian New York telah menyetujui satu set tarif  baru yang bertujuan untuk menarik pengusaha berinvestasi lebih lanjut dari penambangan crypto di Newyork. Di bawah kerangka kerja baru, penambang crypto yang ada di New York akan mendapatkan keuntungan dari harga listrik yang rendah dari penggunaan masyarakat umum. 

Sebelumnya Newyork bukanlah kota yang ramah terhadap penambangan kripto dimana biaya listrik yang sangat mahal sehingga banyak  penambang kripto tidak menjadikan Newyork sebagai kota yang ideal untuk menunjang bisnis mereka, pemerintah setempat bahkan mengkategorikan para penambang kripto adalah gangguan dan mengambil tindakan mengusir mereka dari kota, para penambang kripto di Newyork telah memakai pasokan listrik yang besar hampir 10% kebutuhan listrik bulanan di negara bagian tersebut.

Pada kurun waktu April – Juni 2018 Pemerintah Newyork telah meningkatkan pasokan listrik mereka dengan cara membangun beberapa pembangkit listrik yang baru, guna memenuhi kebutuhan pasokan listrik di kota tersebut. Hal ini menyebabkan pasokan listrik di Newyork mengalami peningkatan tajam dan pemerintah siap membuka peluang kerjasama dengan para pengusaha penambangan kripto.

Regulator negara bagian menyetujui kerangka penagihan baru yang memungkinkan pemasok utilitas lokal  untuk meninjau kontrak pasokan individual dan melindungi pengguna lain dari perubahan harga. Di bawah kerangka ini, operasi penambangan akan dapat merundingkan kontrak pasokan listrik dan harga yang mereka tawarkan secara individual, yang memberi mereka rute sendiri dari pasokan listrik dengan masyarakat umum.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada 12 Juli 2018, Kepala Departemen Pekerjaan Umum Negara Bagian New York John Rhodes mengatakan: “Kami harus memastikan semua pelaku usaha membayar harga yang adil untuk listrik yang mereka konsumsi. Namun, mengingat kelimpahan listrik New York, ada peluang untuk melayani kebutuhan pelanggan untuk menggunakan pasokan  yang lebih besar untuk mendorong pembangunan ekonomi di wilayah tersebut. ”

BTCManager melaporkan bahwa penggunaan listrik dalam penambangan crypto semakin menjadi isu yang telah menarik perhatian regulator seperti Cina dan Venezuela.  pemerintah di negara-negara seperti Venezuela dan China prihatin karena penambangan kripto dipandang sebagai pemborosan listrik dalam ekonomi berkembang, namun berbeda dengan hal tersebut Kanada justru melihat penambangan kripto sebagai kegiatan  konsumsi daya listrik yang baik dan memiliki nilai jual di masa mendatang tentunya hal tersebut sangat masuk akal karena kanada adalah negara dengan pengelolaan energi listrik yang handal.

Source from BTCManager. featured image from airbitz.co